Ratib Al-Attas
Karya Al-Habib Umar bin Abdurrahman Al-Attas
Ratib Al-Attas
Karya agung Al-Habib Umar bin Abdurrahman Al-Attas (wafat 1072 H) yang sarat dengan fadhilah penjagaan keselamatan dan penolak bala.
Ratib Al-Attas merupakan salah satu ratib paling masyhur di dunia Islam, khususnya di kawasan Hadramawt, Yaman, dan Nusantara. Disusun oleh wali agung Al-Habib Umar bin Abdurrahman Al-Attas, ratib ini menghimpun bacaan tasbih, tahmid, istighfar, shalawat, serta ayat-ayat pilihan Al-Qur'an. Para ulama habaib dan kiai salaf menganjurkan membaca ratib ini secara rutin setelah shalat Maghrib atau Isya untuk memohon ketenteraman tempat tinggal, perlindungan keluarga dari gangguan sihir dan marabahaya, serta keteguhan iman. Tradisi pembacaan ratib ini diwariskan secara turun-temurun dari para guru bersanad mu'tabar, menghidupkan majelis-majelis zikir di berbagai penjuru pesantren dan masjid tanah air. Susunan Ratib Al-Attas diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah kepada Rasulullah SAW, para ahlul bait, dan mu'allif ratib, kemudian dilanjutkan dengan kalimat tauhid dan permohonan ampunan. Dianjurkan dibaca bersama keluarga di rumah atau jamaah masjid untuk menggapai keberkahan wilayah.
Kaum muslimin dapat mengamalkan wirid ini dengan niat tulus mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjaga kesinambungan sanad para masyayikh, serta mengharap limpahan rahmat dan keselamatan lahir batin bagi diri, keluarga, dan lingkungan.
Naskah lengkap bait demi bait teks Arab rasm Usmani berharakat, transliterasi Latin, dan terjemahan Indonesia untuk wirid ini sedang dalam tahap tahqiq sanad dan penyelarasan harakat sebelum diluncurkan ke pembaca.
Wirid & Doa Terkait Lainnya:
Amalkan juga wirid utama lainnya: Dzikir Sesudah Shalat Fardhu, Tahlil Lengkap, atau Ratib Al-Haddad.
Kembali ke Himpunan Wirid & Zikir, jelajahi Khazanah Al-Qur'an, atau kembali ke Beranda Utama.