Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

9 Pasal Manaqib Jawahirul Ma'ani

Keutamaan (Fadhilah): Membawa keberkahan, mahabbah kepada auliya, dan wasilah kabul hajat.

Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Kisah keteladanan, untaian karamah, dan nasihat tasawuf Sulthanul Auliya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani qaddasallahu sirrah.

Manaqib ini menceritakan riwayat hidup, akhlak mulia, kezuhudan, dan karamah agung Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, pendiri thariqah Qadiriyyah. Tradisi pembacaan manaqib di Nusantara bertujuan untuk meneladani kesalehan beliau, menumbuhkan mahabbah kepada para kekasih Allah, serta bertawassul memohon keberkahan majelis. Diisi dengan nasihat agar senantiasa menegakkan syariat, menjaga keikhlasan amal, dan mengasihi kaum fakir miskin. Para masyayikh pesantren mengajarkan pembacaan manaqib sebagai sarana mendidik jiwa santri agar memiliki integritas tauhid yang kokoh dan akhlakul karimah.

Kaum muslimin dapat mengamalkan wirid ini dengan niat tulus mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjaga kesinambungan sanad para masyayikh, serta mengharap limpahan rahmat dan keselamatan lahir batin bagi diri, keluarga, dan lingkungan.

Naskah lengkap bait demi bait teks Arab rasm Usmani berharakat, transliterasi Latin, dan terjemahan Indonesia untuk wirid ini sedang dalam tahap tahqiq sanad dan penyelarasan harakat sebelum diluncurkan ke pembaca.

Amalkan juga wirid utama lainnya: Dzikir Sesudah Shalat Fardhu, Tahlil Lengkap, atau Ratib Al-Haddad.

Kembali ke Himpunan Wirid & Zikir, jelajahi Khazanah Al-Qur'an, atau kembali ke Beranda Utama.