Surah Ad-Dukhan (الدخان) — 59 Ayat

Surah ke-44 • Golongan Mekah • Arti: Kabut • Lembaran Mushaf Halaman 496–498

Keterangan Surah: Surat Ad Dukhaan terdiri atas 59 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah Az Zukhruf. Dinamai Ad Dukhaan (kabut), diambil dari perkataan Dukhaan yang terdapat pada ayat 10 surat ini. Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut: Orang-orang kafir Mekah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad s.a.w. sudah melewati batas, karena itu Nabi mendoa kepada Allah agar diturunkan azab sebagaimana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang. Do'a Nabi itu dikabulkan Allah sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai, karena kelaparan. Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah. Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi pandangan mereka. Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan. Setelah Allah mengabulkan doa Nabi, dan hujan di turunkan, mereka kembali kafir seperti semula; karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

Teks lengkap Surah Ad-Dukhan tersedia pada lembaran Mushaf Standar Madinah Halaman 496 hingga 498.

Buka Lembaran Mushaf Halaman 496 →

Adab Tilawah & Keutamaan Mentadabburi Al-Qur'an

Membaca dan mentadabburi firman Allah SWT dalam Surah Ad-Dukhan mendatangkan pahala berlipat ganda dan ketenangan jiwa. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap huruf yang dibaca dari Kitabullah bernilai satu kebaikan yang dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan (HR. Tirmidzi).

Untuk menyempurnakan bacaan secara tartil, para ulama menganjurkan agar menyimak lafal qari dan mencocokkan makhraj serta kaidah tajwid pada lembaran mushaf rasm Usmani standar Madinah.

Murottal merdu Surah Ad-Dukhan dilayani resmi oleh CDN Cloudflare R2: Dengarkan Audio Murottal MP3.

Kembali ke Daftar 114 Surah, simak Wirid & Zikir Shahih, atau kembali ke Beranda Web Islam.